10 Cara Menjaga Agar Kehamilan Tetap Sehat

Selama kehamilan setiap keputusan akan berdampak secara fisik dan emosional terhadap anda dan bayi yang ada di dalam rahim anda. Ini adalah waktu dimana anda harus sangat memperhatikan diri anda sendiri dan anda juga memerlukan dukungan dari pasangan, kerabat serta teman-teman dekat lainnya.

Lebih penting lagi, anda perlu bimbingan dari dokter yang berpengalaman. Memilih dokter yang dapat membantu anda, membimbing dan membantu membangun rasa percaya diri untuk melewati masa kehamilan dan persalinan.

Juga membaca buku, menghadiri kelas-kelas kehamilan dan menonton video tentang kehamilan serta persalinan. Ada banyak hal yang dapat membantu anda dalam masalah kehamilan dan mendapatkan masukkan. Berikut 10 tips untuk menjaga kehamilan anda agar tetap sehat.

1. Pilih Diet Yang Seimbang

Makanan yang anda makan selama kehamilan memiliki pengaruh langsung pada kesehatan bayi yang belum lahir. Menurut para ahli, diet sehat adalah suatu keharusan selama kehamilan. Diet sehat mendukung kelahiran yang normal, meningkatkan perkembangan otak janin dan menurunkan risiko cacat lahir.

Hal ini juga mengurangi risiko komplikasi kehamilan seperti anemia, morning sickness dan kelelahan. Sebuah penelitian yang diterbitkan di nature komunikasi melaporkan bahwa seorang ibu yang diet pada waktu pembuahan dapat mempengaruhi secara permanen DNA pada bayinya.

Anda tidak perlu makan untuk porsi dua orang, tapi fokus kan pada makanan sehat. Diet pada wanita hamil harus mencakup banyak kacang-kacangan, sayuran, buah-buahan dan ikan segar untuk membantu tubuh mendapatkan protein, vitamin C, kalsium, besi dan lemak yang mencukupi.

Mengkonsumsi lima porsi buah dan sayur setiap hari, karbohidrat dari produk gandum, satu porsi protein dan dua porsi ikan dalam seminggu. Selain itu, minum banyak air dan jus buah untuk menjaga tubuh terhidrasi, hindari kopi dan beralih ke teh hijau.

2. Ambil Suplemen Yang Diperlukan

Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh yang sedang hamil, anda perlu mengambil beberapa suplemen. Anda dapat mengambil suplemen zat besi atau asam folat secara terpisah atau memilih prenatal vitamin.

Prenatal vitamin ini biasanya mengandung lebih banyak asam folat dan zat besi daripada multivitamin lainnya. Asam folat ini diperlukan untuk mencegah cacat tabung saraf dan zat besi mendukung pertumbuhan bayi secara keseluruhan.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association melaporkan bahwa penggunaan suplemen asam folat selama kehamilan menurunkan risiko gangguan autistik pada bayi.

Beberapa dokter bahkan merekomendasikan kalsium dan vitamin D selama trimester ketiga untuk perkembangan tulang pada bayi. Asam lemak omega-3 juga dapat membantu perkembangan otak bayi. Namun perlu berkonsultasi kepada dokter sebelum mengambil suplemen.

3. Hindari Makanan Tertentu

Untuk melindungi diri sendiri dan bayi yang belum lahir dari bakteri atau infeksi parasit, anda harus menghindari makanan tertentu. Perubahan hormon dalam tubuh menyebabkan selalu ingin makan, tetapi anda harus selalu pastikan tentang apa yang anda makan.

Makanan tertentu berisi bahan-bahan yang berpotensi menimbulkan ancaman bagi kesehatan anda dan menyebabkan komplikasi kelahiran pada bayi anda.

Beberapa makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan seperti susu yang tidak dipasteurisasi, makanan siap saji yang kurang matang, jenis keju lembut, daging setengah matang, telur dan taoge mentah. Juga hindari makanan laut yang didinginkan.

Wanita hamil harus memastikan bahwa makanan mereka dimasak dengan benar. Selain makanan, yang juga harus diperhatikan adalah kebersihan dari makanan tersebut. Hal ini penting untuk mengurangi risiko infeksi dan selalu pilih produk makanan organik.

4. Olahraga Secara Teratur

Olahraga teratur selama kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan bayi. Olahraga membantu meringankan banyak masalah kehamilan umum, seperti sembelit, kram kaki, pembengkakan pergelangan kaki, sakit punggung dan kurang tidur.

Hal ini juga membantu menjaga tingkat energi tetap tinggi untuk membantu melalui masa kehamilan. Tubuh yang bugar dapat mengurangi kelelahan selama persalinan. Serta membuat badan anda kembali kebentuk semula setelah anda melahirkan.

Selama kehamilan, anda bisa melakukan olahraga yang ringan seperti berjalan, jogging, berenang dan yoga. Hindari olahraga yang memiliki risiko untuk terjatuh atau terkena pukulan. Sebelum memulai olahraga apapun, konsultasikan dengan dokter.

5. Melakukan Olahraga Panggul

Olahraga panggul atau kegel berfungsi untuk memperkuat otot-otot yang mendukung kandung kemih, vagina dan bagian belakang. Ini dapat membantu dalam kelancaran dan pemulihan yang cepat setelah melahirkan. Juga membantu mencegah inkontinensia.

  • Kencangkan otot-otot dasar panggul anda pastikan kaki, pantat dan otot perut tidak bergerak.
  • Tahan selama 5 menit.
  • Kemudian, kendurkan otot-otot selama 5 detik.
  • Ulangi hingga 10 kali untuk 1 set lengkap. Dan lakukan 3 set sehari.

6. Dapatkan Banyak Istirahat Dan Tidur

Kehamilan menyebabkan beberapa perubahan hormon dalam tubuh yang dapat menyebabkan kelelahan. Untuk membantu tubuh mengatasi hal ini, sangat penting untuk mendapatkan istirahat yang cukup. Tidur sangat penting untuk memelihara perkembangan bayi yang belum lahir.

Sakit punggung adalah salah satu penyebab utama di balik gangguan tidur. Jika sakit punggung mengganggu tidur anda, cobalah tidur miring dengan lutut tertekuk. Yoga, dan pijatan hangat juga bisa membantu.

Hal lain yang dapat mengganggu tidur selama kehamilan yaitu mulas, kram kaki dan mual. Selain ketidaknyamanan fisik selama kehamilan, stres emosional juga dapat menyebabkan masalah pada tidur.

Untuk kehamilan yang sehat, Anda perlu tidur nyenyak dan berkualitas. Beristirahat santai selama 30-60 menit pada siang hari. Juga, menikmati tidur di malam hari dengan kualitas yang baik.

7. Mengelola Stres

Merasa stres selama kehamilan itu adalah hal yang normal, tetapi anda perlu menjaga tingkat stres di bawah kontrol. Karena perubahan hormon dalam tubuh selama kehamilan, dapat meningkatkan kortisol. Hormon stres ini dapat mempengaruhi kesehatan bayi yang belum lahir.

Ibu yang stres menyebabkan aliran darah rendah untuk bayi, sehingga sulit untuk memberi nutrisi penting untuk membuat organ-organ pada bayi berkembang.

Untuk mengelola stres, dengan membangun sistem dukungan dan berbicara tentang ketakutan dan masalah dengan pasangan Anda, teman, anggota keluarga, dan bahkan dokter Anda. Belajar dan berlatih meditasi, untuk mengelola stres.

8. Berhenti Merokok

Selain berhenti merokok anda juga harus menghindari asap rokok. Rokok dapat mengancam kesehatan janin serta kelahiran prematur dan berat lahir yang rendah. Merokok bahkan dapat menyebabkan komplikasi kehamilan seperti mual dan muntah, pendarahan dan persalinan prematur.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam European Journal of Pediatrics pentingnya berhenti merokok selama awal kehamilan karena efeknya pada kehamilan dan pertumbuhan janin sangat merugikan.

9. Hindari Alkohol

Minum terlalu banyak alkohol selama kehamilan dapat mempengaruhi perkembagan bayi dalam rahim serta kesehatannya. Karena setiap jumlah alkohol yang anda minum dapat mencapai bayi melalui aliran darah dan plasenta.

Asupan alkohol dapat menyebabkan sindrom alkohol janin, yang menyebabkan penampilan tidak normal, pendek, berat badan yang rendah, kepala kecil dan kecerdasan rendah serta masalah lainnya.

Dalam laporan dari American Academy of Pediatrics, para ahli menyimpulkan bahwa tidak ada jumlah alkohol yang aman untuk diminum selama kehamilan. Minum alkohol selama kehamilan dapat meningkatkan risiko keguguran, persalinan prematur, kelahiran prematur dan kematian pada janin.

10. Jangan Minum Obat Tanpa Resep

Ketika anda mengalami sakit kepala, flu atau sembelit, anda tidak boleh minum obat sembarangan. Selalu konsultasi dengan dokter sebelum meminum obat termasuk aspirin. Selama kehamilan, penggunan obat-obatan adalah masalah yang perlu diperhatikan karena segala sesuatu yang anda telan termasuk obat dapat mempengaruhi janin.

Jika anda sedang hamil dengan kondisi medis yang sebelumnya atau ada komplikasi kesehatan tertentu, obat-obatan mungkin diperlukan. Percayakan pada dokter anda untuk memberikan solusi terbaik, yang  aman untuk anda serta bayi anda.

« Previous Post
Next Post »