Efek Samping Yang Berbahaya Akibat Kurang Tidur

Ini adalah masalah yang paling umum, dalam mengabaikan tidur. Dimana saat larut malam anda masih kesana kemari, tapi melewatkan tidur malam demi malam itu adalah sebuah masalah besar.

Tidur sangat penting dan jika anda mengalami kurang tidur ini dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental. Seiring waktu, dapat menyebabkan masalah kesehatan kronis dan berdampak negatif terhadap kualitas hidup anda.

Anda perlu tidur sebanyak yang anda butuhkan untuk bernapas dan makan. Jumlah tidur yang dibutuhkan seseorang bervariasi dari satu orang ke orang lainnya. Menurut National Sleep Foundation, orang dewasa membutuhkan 7-9 jam waktu tidur setiap malam.

Namun, durasi ini tergantung pada faktor genetik dan fisiologis. Usia, jenis kelamin dan pola tidur juga merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan. Berikut ini efek samping yang berbahaya jika anda kurang tidur.

1. Mempengaruhi Memori Dan Otak

Bila anda merasakan gelisah dan tidak bisa tidur pada malam hari, ada kemungkinan tinggi bahwa anda akan memiliki kesulitan berkosentrasi dan fokus keesokan harinya. Tidur yang tepat sangat penting untuk kesehatan kognitif dan memainkan peran penting dalam berpikir dan belajar.

Kurang tidur dapat merusak kosentrasi, kewaspadaan, perhatian dan penalaran. Hal ini pada gilirannya mempengaruhi kemampuan belajar. Ini juga memberi dampak negatif pada memori jangka pendek dan panjang anda.

Agar otak anda berfungsi dengan baik, pastikan untuk mendapatkan tidur yang cukup.

2. Merusak Jantung

Istirahat dan tidur sangat penting untuk kesehatan jantung. Kurang tidur membuat anda berisiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular terlepas dari usia, berat badan, merokok dan kebiasaan berolah raga.

Tidur memainkan peran penting dalam kemampuan tubuh menyembuhkan dan memperbaiki pembuluh darah serta jantung. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam hipertensi menganalisa efek dari kurang tidur pada saraf dan kontrol peredaran darah.

Penelitian ini menemukan bahwa kurang tidur mengakibatkan peningkatan tekanan darah dan penurunan aktivitas saraf simpatetik otot.

Selain itu, penelitian yang diterbitkan dalam European Heart Journal, orang yang tidur kurang dari 6 jam memiliki lebih besar risiko mengalami penyakit jantung koroner dan stroke dibandingkan dengan mereka yang tidur 7-8 jam per malam.

Pada saat yang sama, terlalu banyak tidur juga dapat membuat kesehatan jantung memburuk.

3. Kekebalan Tubuh Yang Lemah

Kurang tidur juga dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh, yang dirancang untuk melindungi anda dari infekasi seperti pilek, flu dan penyakit lainnya. Ketika sistem kekebalan tubuh tidak berfungsi dengan baik, tubuh menjadi rentan terhadap serangan virus dan bakteri.

Ketika anda tidur, sistem kekebalan tubuh akan melepaskan protein yang disebut sitokin dan lainnya untuk melawan infeksi antibodi dan melindungi tubuh terhadap infeksi atau peradangan. Kurang tidur berpengaruh kepada produksi sitokin, membuat tubuh kurang mampu untuk melawan infeksi bakteri.

Kurang tidur dapat membuat anda lebih rentan terhadap pilek dan flu, penting untuk mengambil langkah-langkah agar membantu anda bisa menikmati tidur yang tepat.

4. Penyebab Depresi

Kurang tidur sering dikaitkan dengan depresi. Ini meyebabkan perubahan signifikan dalam fungsi otak neurotransmitter, yang merupakan salah satu alasan di balik depresi. Kadang depresi juga dapat mempengaruhi kemampuan seseorang untuk tidur.

Orang-orang yang didiagnosis dengan depresi lebih mungkin mengalami kurang tidur kurang dari 6 jam pada malam hari. Pada kenyataannya, insomnia adalah salah satu gejala pertama dari depresi.

Jika anda menderita depresi dan kesulitan untuk tidur nyenyak, pastikan untuk berbicara dengan dokter tentang hal ini.

5. Membuat Gemuk

Rutinitas tidur yang teratur membantu anda mempertahankan nafsu makan dan jadwal makan yang tetap. Ketika anda tidur kurang dari apa yang dibutuhkan tubuh anda, ada peningkatan produksi hormon ghrelin. Hormon ini merangsang rasa lapar dan mengurangi produksi leptin yang menekan nafsu makan.

Dengan demikian, kurang tidur dapat mempengaruhi kontrol metabolisme dan energi yang membuat kenaikan berat badan secara signifikan.

Jika anda tidak mengendalikan nafsu makan dan menikmati tidur yang sangat dibutuhkan, ini dapat menyebabkan obesitas dari waktu ke waktu. Obesitas sendiri dapat meningkatkan beberapa penyakit.

6. Risiko Terkena Diabetes

Kurang tidur dalam jangka panjang dan terlalu banyak tidur menimbulkan risiko penyakit kronis termasuk diabetes. Durasi tidur 6 jam kurang atau 9 jam lebih, dikaitkan dengan peningkatan prevalensi diabetes mellitus dan gangguan intoleransi glukosa.

Reaksi tubuh saat anda kurang tidur mirip dengan resistensi insulin, kurang tidur juga terkait dengan berat badan, yang merupakan fator risiko potensial untuk diabetes.

7. Kerusakan Kulit

Satu malam kekurangan tidur dapat menyebabkan mata bengkak, lingkaran hitam di bawah mata dan kulit pucat. Jadi bayangkan berapa banyak kerusakan kulit yang anda dapatkan dikarenakan kurang tidur.

Kekurangan elastisitas kulit dapat membuat lingkaran gelap di bawah mata, keriput, dan garis-garis halus yang muncul. Selain itu, kurang tidur juga mengurangi kemampuan kulit untuk kembali pulih setelah terkena paparan sinar matahari.

Jika anda ingin terlihat muda dan sehat, jangan sepelekan waktu tidur untuk kecantikan kulit anda.

8. Menyebabkan Kematian Dini

Seperti bernapas, tidur adalah kebutuhan dasar manusia. Hal ini tidak mungkin dapat bertahan lama tanpa tidur beberapa malam, kurang tidur dapat menyebabkan lebih dari 700 perubahan genetik yang secara signifikan dapat mempengaruhi kesehatan anda.

Bahkan, orang-orang yang tidak mendapatkan cukup istirahat dan tidur teratur memiliki angka kematian lebih tinggi daripada mereka yang teratur mendapatkan cukup tidur.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa tidur terlalu banyak ataupun sedikit dapat menyebabkan peningkatan kematian, karena efek pada kesehatan jantung dan masalah lain.

9. Menyebabkan Kecelakaan Dikarenakan Kelelahan

Kecelakaan serius sangat sering dikaitkan dengan kurangnya tidur dan kelelahan. Mengantuk saat mengemudi, dapat mengakibatkan kecelakaan di jalan.

Kurang tidur dapat mengganggu koordinasi, yang menyebabkan waktu lebih lama dalam bereaksi dan mengganggu memori serta kemampuan untuk mempertahankan informasi. Semua faktor ini mempengaruhi kemampuan mengemudi dan meningkatkan risiko kecelakaan.

American Academy of Sleep Medicine (AASM) melaporkan bahwa satu dari setiap lima kendaraan bermotor yang mengalami kecelakaan berhubungan dengan sopir yang kelelahan karena kurang tidur.

AASM merekomendasikan untuk berhenti sebentar dan tidur selama 15-20 menit untuk menghilangkan rasa kantuk. Ini akan mengurangi risiko kecelakaan.

10. Kehilangan Minat Untuk Berhubungan Intim

Kurang tidur menyebabkan hilangnya minat terhadap seks. Kurangnya tidur memiliki dampak langsung pada tingkat energi seseorang dan bahkan mengarah ke lebih banyak ketegangan yang secara tidak langsung mempengaruhi kehidupan seks pria ataupun wanita.

Selain itu, Orang-orang yang menderita sulit tidur dan gangguan tidur yang mengganggu tidur, cenderung memiliki tingkat testosteron lebih rendah yang dapat menurunkan libido.

« Previous Post
Next Post »