Kenali Jenis-Jenis Minyak Ini Dan Kegunaannya Dalam Memasak

Saat anda pergi ke supermarket maka anda akan dihadapkan dengan sejumlah besar pilihan minyak goreng dan anda mungkin sedikit banyaknya sudah mengetahui informasi dari semua jenis minyak yang ada.

EVOO baik, minyak nabati juga tidak kalah bagus, minyak kacang lebih baik lagi dan bagaimana dengan minyak kelapa dan beberapa minyak lainnya? Hal ini sungguh luar biasa dan membuat anda bingung, jadi mari kita lihat minyak apa sebenarnya yang terbaik untuk anda gunakan dalam memasak.

Ekstra Virgin Olive Oil (EVOO) Dan Jenis Minyak Zaitun Lainnya

Apa perbedaan dari berbagai jenis minyak zaitun yang ada? pada dasarnya minyak zaitun dengan jenis extra virgin adalah minyak mentah berkualitas tinggi mengandung vitamin dan mineral, memiliki rasa yang kuat dan warna hijau keemasan.

Fakta penting tentang EVOO yaitu memiliki titik asap yang rendah, titik dimana minyak di bakar, yang berarti anda tidak boleh menggunakannya untuk di goreng atau dipanggang. Sebaiknya gunakan untuk hidangan yang tidak dipanaskan seperti campuran untuk salad.

Selain EVOO, ada jenis minyak zaitun lainnya seperti regular dan light. Semakin rendah kualitas, berkurangnya rasa dan semakin tinggi titik asap maka cocok digunakan untuk menumis dan memanggang.

Minyak Bunga Matahari

Menurut BBC Good Food, minyak bunga matahari adalah minyak yang paling disukai, digunakan untuk makanan yang dipanggang. Ini memiliki rasa yang halus dan menjadi pilihan yang sempurna untuk membuat kue atau brownies karena dapat membuatnya tetap lembut dalam beberapa hari.

Asosiasi Sunflower Nasional mengatakan minyak bunga matahri mengandung asam oleat dan lemak baik yang tinggi, juga lemak tak jenuh baik untuk kadar kolesterol anda.

Minyak bunga matahari linoleat adalah jenis yang paling banyak digunakan. Ini mengandung 11 persen lemak jenuh dan jenis tertua dari minyak bunga matahari. Tapi banyak produsen menghidrogenasinya agar lebih stabil saat digunakan untuk menggoreng.

Intinya, untuk mendapatkan asam oleat yang tinggi sebaiknya digunakan untuk makanan yang dipanggang.

Minyak Wijen

BBC Good Food mengatakan anda tidak boleh menggunakan minyak satu ini untuk memasak, tapi anda bisa memasukkannya ke dalam daftar belanjaan untuk dapur anda. Ini adalah minyak yang manis, lebih baik digunakan sebagai penyedap daripada anda gunakan untuk menggoreng.

Minyak ini adalah komponen utama dalam hidangan Asia, dan The Perfect Pantry merekomendasikan untuk menggunakannya pada setiap hidangan Asia untuk menghadirkan rasa yang ekstra. Seperti memasak tumis dan mie udang atau daging sapi.

Minyak Kelapa

Anda mungkin berpikir bahwa minyak kelapa adalah bahan yang menakjubkan. Apakah kegunaanya? minyak kelapa tinggi lemak, tapi ini adalah jenis lemak yang terkait untuk meningkatkan kolesterol baik dan membuatnya menjadi pilihan yang sedikit lebih sehat saat anda ingin mengganti beberapa minyak yang kurang sehat.

Jika anda ingin mendapatkan rasa yang padat, ini adalah salah satu minyak yang ideal untuk memanggang. Berbicara tentang memanggang, disinilah letak kelebihannya, minyak kelapa akan padat pada suhu ruang.

Sehingga anda dapat menggunakannya untuk mengganti minyak cair atau sebagai lemak padat seperti mentega tiruan. Hal ini juga yang membuatnya bagus untuk memasak seperti sayuran dan kari.

Minyak Kanola

Minyak kanola telah ada sejak lama, dan menurun seiring munculnya jenis-jenis minyak baru yang lebih trend. Minyak ini berasal dari bunga canola, Sebuah karya botani yang sangat penting untuk beberapa bagian dunia, bahkan di Cina dirayakan festival tahunannya.

Menurut Barkeley Wellness, ini tidak lebih baik dan tidak lebih buruk dibandingkan dengan jenis minyak yang berasal dari sayuran, dan minyak kanola juga mengandung asam oleat tinggi. Harvard School of Public Health juga setuju akan hal ini.

Mereka mengatakan penggunaan terbaik dari minyak ini adalah dengan cara tidak memanaskan dengan panas yang tinggi, karena ketika suhu minyak kanola meningkat seperti saat digunakan untuk menggoreng maka akan menciptakan reaksi lemak tak jenuh berubah menjadi lemak trans serta menghancurkan hla-hal yang baik sehingga meningkatkan jumlah lemak buruk.

Minyak Biji Anggur

Menurut Foodal minyak biji anggur dibuat sebagai produk sampingan dari pembuatan minuman anggur. Untuk membuat 1 botol minyak biji anggur dibutuhkan 1 ton anggur, ini adalah perbandingan yang sangat mengejutkan.

Biji akan disaring setelah anggur diperas menjadi minuman, dan akan menghasilkan rasa minyak yang sangat ringan. Jika anda tidak suka dengan beberapa rasa minyak, anda bisa menggunakan minyak ini.

Ini juga memiliki titik asap yang tinggi, sehingga anda dapat menggunakannya untuk menggoreng dan hal lainnya yang membutuhkan tekanan panas yang tinggi.

Sebuah studi yang dipimpin oleh Institut Teknologi menemukan bahwa minyak biji anggur tinggi fenol dan lemak sehat, juga ditemukan memiliki sifat antiinflamasi dan antikanker.

Minyak Kedelai

University of California mengatakan minyak kedelai hampir 90 persen di produksi di AS, sehingga anda dapat menemukannya dengan mudah di rak-rak toko. Ini digunakan dalam berbagai makanan yang diproduksi secara komersial dan banyak hal lainnya yang bisa anda gunakan dengan minyak ini.

Minyak kedelai tidak memiliki rasa, sehingga tidak akan mengubah rasa pada makanan apapun. Menurut United Soybean Board, Minyak kedelai memiliki manfaat lainnya. Seperti minyak zaitun ekstra virgin bagus digunakan untuk salad.

Anda bisa menggunakan minyak kedelai untuk memperbanyak minyak yang lebih mahal dan mengubahnya dari dua ons menjadi setengah liter. Ini juga menjadi sebuah pujian karena kemampuannya untuk bertindak sebagai pengemulsi.

Minyak Rapeseed

Minyak rapeseed adalah minyak pendatang baru, dan menjadi sangat populer di Eropa. Ini adalah minyak nabati yang paling cepat berkembang di Inggris. Sebagian besar dikarenakan produk dosmetik dan The Telegraph mengatakan bahwa banyak mereka yang beralih dari minyak zaitun untuk membeli minyak ini.

Mengapa? karena rasanya yang ringan dan cukup fleksibel untuk berbagai macam hidangan. Tinggi asam lemak, karena memiliki titik asap tinggi, sangat cocok digunakan untuk menggoreng dan memanggang.

Minyak Sayur

Minyak sayur seakan-akan sudah tersingkirkan oleh minyak trend yang banyak bermunculan, tapi mungkin anda masih menggunakannya. Ada alasan kenapa anda harus tetap menggunakannya.

Penggorengan, minyak sayur memiliki titik asap yang tinggi dan itu berarti tidak akan berubah ketika anda menggunakannya untuk menggoreng. Minyak sayur adalah salah satu jenis minyak yang paling serbaguna, anda dapat menggunakannya dalam hampir setiap masakan dan beberapa resep yang seharusnya menggunakan minyak zaitun.

Sebaliknya tidak benar, seharusnya anda tidak mencoba mengganti minyak sayur dengan miyak zaitun terutama jika untuk dipanaskan.

Sebuah studi yang diterbitkan oleh BMJ menemukan bahwa kecurigaan tentang minyak nabati buruk untuk anda adalah benar. Menggoreng dengan minyak nabati memang akan membuat lezat tapi tidak sehat.

Minyak Kacang

The Five Guys hanya menggunakan minyak kacang dan mereka mengatakan tidak akan menggantinya dalam waktu yang dekat. Karena ini adalah salah satu minyak terbaik dan bisa digunakan untuk menggoreng, dan The Peanut Institut mengatakan alasan berbeda lainnya.

Minyak ini tidak menyerap dan mentransfer rasa, sehingga ketika anda menggoreng ayam lalu kemudian kentang, maka kentang anda tidak akan menjadi rasa ayam. Anda juga dapat menggunakannya dalam suhu yang lebih tinggi dibandingkan minyak lainnya.

Hal ini juga baik dari sisi kesehatan, selama anda tidak memiliki alergi terhadap kacang. Minyak ini mengandung lemak sehat yang tinggi, dan lemak buruk yang rendah serta rasa yang ringan.

Minyak safflower

Menurut Martha Stewart, ada beberapa ciri yang membuat minyak ini sempurna untuk menumis dan menggoreng karena memiliki titik asap yang tinggi dan bau serta rasa yang netral.

SFGate merekomendasikan untuk menggunakan minyak safflower untuk menumis dan dalam membuat saus karena sifatnya yang tidak merubah rasa. Selain menggoreng baik juga digunakan untuk membakar, sehingga bisa menjadi sangat serbaguna.

Minyak Alpukat

Bukan rahasia lagi bahwa buah ini sangat menakjubkan, jadi tidak mengejutkan dengan pertanyaan “haruskah mencoba minyak ini?” jawaban mutlak adalah “ya!”.

Jika dibandingkan dengan minyak yang lain yang lebih sering anda dengar, seperti minyak zaitun. Mari coba letakkan kedua minyak itu berdampingan, maka anda akan menemukan lemak dan kalori yang sama. Tetapi minyak alpukat memiliki tekstur yang lebih kaya rasa seperti mentega.

Keuntungan lainnya dari minyak zaitun adalah titik asap yang tinggi. Sehingga minyak alpukat dapat digunakan untuk menumis, menggoreng dan membuat kue. Ini menjadi serbaguna, tapi ada hal yang paling menonjol yaitu, bisa menjadi mayones buatan sendiri.

Minyak Kelapa Sawit

World Wildlife Fund mengatakan produksi minyak sawit dalam skala besar dapat merusak lingkungan, termasuk hancurnya habitat harimau, gajah dan badak serta beberapa spesies lainnya.

Hal ini ditemukan seperti pada perubahan iklim, erosi tanah dan polusi udara. Banyak dari kita untuk mencari sesuatu yang lebih ramah lingkungan. Keunggulan minyak sawit adalah bahwa dia akan menjadi padat pada suhu kamar, tapi anda bisa menggantinya dengan minyak kelapa yang lebih layak dan lebih ramah lingkungan.

Minyak Cabe

Jika anda penggemar pedas, Anda harus memiliki sebotol minyak cabe ini. Ini adalah senjata bahan rahasia sempurna yang harus anda miliki.

Minyak cabai diekstrak dari cabai, tapi anda dapat membuatnya sendiri dengan mengambil minyak yang memiliki rasa netral dan memasukan cabe segar ke dalamnya. Lalu panaskan dalam panci, minyak cabe anda selesai dan sempurna untuk ditambahkan ke berbagai hidangan.

Anda bisa menambahkannya kedalam sup, mie, telur goreng dan kentang goreng.

Bagaimana, setelah anda mengetahui kekurangan dan kelebihan dari masing-masing jenis minyak, sekarang anda bisa membuat pilihan minyak apa yang cocok anda pakai untuk menghidangkan masakan anda. Selain rasa yang lezat anda harus pertimbangkan juga dari segi kesehatannya ya.

 

Next Post »