Manfaat Spirulina Untuk Berbagai Masalah Kesehatan

Anda pasti sudah mengetahui manfaat spirulina untuk kecantikan, dimana sudah sangat banyak sekali beredar tentang bagaimana hasil yang menakjubkan bisa didapatkan dari masker spirulina ini. Tidak hanya itu ternyata spirulina juga memiliki manfaat lainnya.

Spirulina menawarkan banyak manfaat kesehatan, beberapa diantaranya termasuk menurunkan kadar kolesterol, meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan jumlah sel darah merah, sifat anti kanker dan anti inflamasi, melindungi hati, mengurangi racun pada ginjal, mengendalikan asma bronkial dan meningkatkan pasokan antioksidan.

Apa Itu Spirulina?

Spirulina adalah ganggang biru-hijau dengan bentuk spiral yang sempurna. Bentuk spiral ini adalah alasan untuk nama spirulina. Ini termasuk ke dalam spesies cyanobacteria atau dengan nama ilmiahnya dikenal sebagai arthrospira platensis.

Subspesies lain yang termasuk juga adalah spirulina maxima dan spirulina geitleri. Hal ini umumnya ditemukan di danau-danau alkali di Meksiko dan Afrika. Spirulina kaya akan nutrisi, protein, karbohidrat, vitamin dan mineral.

Spirulina memiliki kemampuan bertahan di kondisi tersulit dari lingkungan dan kimia. Dan tetap dapat hidup dalam kondisi alkali yang ekstrim sekalipun, air yang sangat bergaram mengandung sekitar 30 gram hingga 270 gram garam per liter dan ini masih membuatnya bertahan.

Sejarah Spirulina

Spirulina diyakini sebagai spesies fotosintesis berusia sekitar 3,5 miliar tahun yang juga bertanggungjawab melepaskan oksigen di bumi.

Makanan menakjubkan ini pertama kali muncul pada tahun 1940 di Afrika Perancis Khatulistiwa, ketika pasukan Perancis menemukan makanan yang tumbuh di sekitar penduduk setempat. Tumbuh dipermukaan danau yang dikumpulkan dan dikeringkan lalu di jual ke pasar lokal.

Ahli biologi menyimpulkan bahwa ganggang yang tumbuh itu bisa dimakan dan juga menjadi maknanan burung lokal seperti flamingo.

Spirulina geiteleri ditemukan pada danau alkali di Meksiko juga dikonsumsi oleh penduduk setempat. Tulisan-tulisan bersejarah mengungkapkan bahwa ini dikonsumsi sebagai makanan bahkan pada masa penaklukan Spanyol selama abad ke-15.

Nilai Gizi

Menurut National Nutrient Database dalam referensi standar nutrisi spirulina per 100 gram mencakup 290 kal energi, 57 gram protein, 7 gram lemak, 24 gram karbohidrat, 3 gram serat dan 3 gram gula. Mineral dan elemen yang ditemukan di dalamnya termasuk 120 mg kalsium, 29 mg zat besi, 195 mg magnesium, 118 mg fosfor, 1363 mg kalium, 1048 mg sodium dan 2 mg seng.

Vitamin yang ditemukan dalam spirulina termasuk riboflavon, niasin, folat, vitamin B1, B6, C, A, E, dan Vitamin K.

Spirulina secara luas dianggap sebagai salah satu sumber protein tertinggi. Berisi sekitar 18-22 asam amino yang dibutuhkan tubuh manusia. Hal ini juga merupakan sumber yang baik dari mikronutrien penting, seperti beta-karoten vitamin A dan mineral seperti seng, kalsium, magnesium, besi dan fosfor.

Manfaat Kesehatannya

1. Mudah Dicerna

Pemeriksaan secara lengkap terhadaap spirulina mengungkapkan bahwa ganggang biru-hijau berbentuk spiral ini memiliki sel tipis atau selulosa dibandingkan dengan sesama spesiesnya. Juga, dinding sel terdiri dari mucopolysaccharides, yang kompleks.

Dengan demikian, dinding sel di dalamnya dapat dicerna, tidak seperti selulosa pada tanaman lain. Hal ini juga bermanfaat bagi bakteri probiotik, seperti lactobacillus yang hidup dalam sistem pencernaan.

2. Menurunkan Kadar Kolesterol

Spirulina sangat membantu dalam mengurangi kadar kolesterol buruk dan mengangkat kadar kolesterol baik. Kandungan gamma-linolenat di dalamnya mempercepat pengurangan kolesterol buruk.

3. Mencegah Keracunan Merkuri

Keracunan merkuri adalah kekhawatiran bagi kebanyakan manusia, juga hewan. Konsentrasi merkuri anorganik banyak ditemukan di ginjal dan organ-organ yang terkena dampak buruk ini. Spirulina secara signifikan mengurangi tingkat racun yang terkait merkuri dan kerusakan ginjal.

4. Khasiat Imunomodulator

Berbagai penelitian pada spirulina telah mengungkapkan sifat imunomodulator. Sifat ini meliputi peningkatan reproduksi, timus, limpa dan sumsum tulang, sel darah putih serta peningkatan jumlah limfosit.

5. Meningkatkan Jumlah Sel Darah Merah

Selain meningkatkan sistem kekebalan tubuh, spirulina juga dapat efektif dalam meningkatkan jumlah sel darah merah. Sebuah studi yang dilakukan pada warga, mengungkapkan bahwa setelah 12 minggu, tingkat sel darah merah mereka meningkat secara signifikan.

6. Sifat Antimikroba

Ekstrak spirulina memiliki sifat antimikroba. Ekstrak ini telah berhasil diuji terhadap virus yang mempengaruhi manusia. Virus herpes, influenza, campak, gondok dan virus HIV. Sekarang, ekstrak ini digunakan sebagai obat untuk pasien positif HIV sehingga mereka dapat bertahan hidup lebih lama.

7. Mengontrol Kanker

Spirulina adalam sumber tanaman kaya akan beta-karoten dan phycocyanin. Biokimia ini memiliki sifat anti kanker. Para peneliti percaya bahwa phycocyanin dapat menghilangkan racun yang merusak DNA seperti peroxynitrite dan dapat membantu dalam mengendalikan sel-sel kanker. Juga berperan dalam mengendalikan kanker hati secara signifikan.

8. Sifat Anti-inflamasi

Mengkonsumsi spirulina secara teratur dapat mengurangi peradangan. Penelitian terbaru menunjukkan fakta ini. Ketika diberikan spirulina terkait dengan radang maka secara signifikan langsung berkurang.

9. Melindungi Hati

Phycocyanin biliprotein yang ada dalam spirulina memiliki sifat yang melindungi hati. Penelitian menunjukkan bahwa efek pada hati ketika diobati dengan ini berkurang ke tingkat yang signifikan. Penelitian ini menunjukkan bahwa ini membantu dalam melindungi sel hati dari kerusakan racun.

10. Mengurangi Racun Dalam Kemoterapi

Saat menjalani pengobatan kanker, dokter kemungkinaan akan menyarankan kemoterapi. Cisplatin adalah yang digunakan dalam agen kemoterapi yang dapat menyebabkan racun menumpuk di ginjal. Asupan spirulina dapat mengurangi efek samping yang disebabkan oleh cisplatin.

11. Mengurangi Iskemia

Penelitian menunjukkan bahwa spirulina membantu dalam mengurangi iskemia, suatu kondisi dimana suplai darah ke jaringan akan dibatasi.

12. Mengontrol Asma Bronkial

Spirulina juga bermanfaat untuk mengontrol asma bronkial. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak 1 gram per hari dapat memiliki efek yang hampir sama seperti halnya obat terhadap pasien asma bronkial. Ini juga berlaku dalam kasus asma ringan.

13. Sifat Antioksidan

Spirulina adalah sumber yang baik dari antioksidan seperti phycocyanin, yang membantu dalam penghambatan COX2, hidroksil, peroxyl dan radikal bebas.

Catatan :

  • Suplemen spirulina dapat bereaksi terhadap obat-obatan, sehingga anda harus berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter sebelumnya mengkonsumsinya.
  • Terkadang dapat terkontaminasi dengan logam berat yang dapat menjadi racun. Oleh karena itu, disarankan untuk membeli dari produsen yang berlisensi dan terkenal.
  • Fenilketonuria adalah suatu kondisi metabolik dimana fenilalanin asam amino tidak dapat di cerna. Orang seperti ini harus menghindari suplemen spirulina, karena ini kaya akan asam amino.
  • Hindari memberinya kepada anak-anak tanpa petunjuk dokter atau medis. Konsultasikan dengan dokter untuk menentukan apakah aman atau tidak diberikan kepada anak anda atau untuk anda sendiri.
« Previous Post
Next Post »